Sambut 221 Ribu Jemaah, Menhaj Tegaskan Petugas PPIH 2026 Adalah Garda Terdepan Bangsa

4 days ago 19

loading...

Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf di Lapangan Galaxi Makodau I Halim Perdanakusumah, Jakarta, Jumat (30/1/2026). Foto/Istimewa

JAKARTA - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) resmi merampungkan fase luring Pendidikan dan Latihan (Diklat) Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi tahun 2026. Sebanyak 1.622 petugas dinyatakan siap mengemban misi melayani 221.000 jemaah haji Indonesia di Tanah Suci.

Pelatihan intensif ini menjadi langkah strategis pemerintah dalam menjamin kesiapan mental, fisik, dan manajerial para petugas sebelum terjun langsung ke lapangan. Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf menegaskan bahwa penyelenggaraan haji bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan amanah besar negara.

Hal ini menyangkut kehormatan bangsa dan kepercayaan umat yang harus dijaga dengan integritas tinggi. Dalam arahannya di Lapangan Galaxi Makodau I Halim Perdanakusumah, Jakarta, Jumat (30/1/2026), Menhaj mengingatkan bahwa setiap gerak-gerik petugas akan dipandang sebagai representasi Indonesia di mata dunia.

Baca juga: Aturan Ketat! 6 Calon Petugas Haji 2026 Dipulangkan, Wamenhaj: Ibadah Haji Itu Bonus, Jangan Niat Nebeng

Kualitas layanan menjadi fokus utama kementerian, terutama dalam merespons kebijakan terbaru Pemerintah Arab Saudi. Hasil survei internal menunjukkan indeks performa petugas selama masa diklat berada di atas 90 persen.

Angka ini mencerminkan orientasi pelayanan yang kuat dan kesigapan petugas dalam mensimulasikan operasional haji yang kompleks. Namun, Menhaj mengingatkan agar capaian tersebut tidak membuat petugas lengah terhadap tantangan nyata di lapangan nanti.

Read Entire Article
Prestasi | | | |