Stres Tak Hanya Mengganggu Pikiran tapi Juga Membuat Tubuh Sakit

3 hours ago 3

Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, pernahkah merasa tubuh tiba-tiba sakit padahal tidak sedang flu? Kepala terasa berat, perut tidak nyaman, atau otot terasa nyeri tanpa sebab yang jelas? Bisa jadi, kondisi tersebut bukan hanya masalah tubuh, melainkan tanda dari stres yang sedang dirasakan.

Mengapa tekanan pikiran bisa berdampak pada kesehatan fisik? Apakah emosi yang terpendam mampu memengaruhi kerja organ tubuh secara perlahan? Pertanyaan-pertanyaan ini mengingatkan kita bahwa stres tidak hanya mengganggu pikiran, tetapi juga dapat membuat tubuh ikut merasakan sakit.

Saat Pikiran Tertekan, Tubuh Ikut Bereaksi

Ketika seseorang mengalami stres, tubuh akan langsung bereaksi seolah sedang menghadapi bahaya. Hormon stres seperti kortisol dan adrenalin dilepaskan, membuat jantung berdetak lebih cepat dan otot menjadi tegang. Jika hal ini terjadi terlalu sering, tubuh bisa kelelahan tanpa disadari.

Tak heran jika orang yang sedang stres sering mengeluh pegal di leher dan bahu, sakit kepala, atau mudah lelah meski tidak banyak beraktivitas. Tubuh seolah memberi tanda bahwa ada sesuatu yang tidak seimbang.

Stres Bisa Memicu Berbagai Keluhan Fisik

Beberapa masalah kesehatan yang sering dikaitkan dengan stres antara lain gangguan pencernaan seperti maag dan sakit perut, sulit tidur, nyeri otot, hingga penurunan daya tahan tubuh. Bahkan, stres yang tidak ditangani dengan baik juga dapat memperburuk kondisi kesehatan tertentu, seperti tekanan darah tinggi dan masalah kulit.

Pada sebagian orang, stres juga memengaruhi pola makan. Ada yang kehilangan nafsu makan, ada pula yang justru makan berlebihan sebagai pelarian. Kedua hal ini sama-sama dapat berdampak buruk bagi kesehatan tubuh.

Pentingnya Mengelola Stres Sejak Dini

Menghindari stres sepenuhnya memang sulit, tetapi mengelolanya adalah hal yang bisa dilakukan. Meluangkan waktu untuk beristirahat, melakukan aktivitas yang disukai, berolahraga ringan, hingga berbagi cerita dengan orang terpercaya dapat membantu meredakan tekanan pikiran.

Selain itu, mengenali batas diri dan tidak memaksakan segala hal juga penting. Tubuh dan pikiran membutuhkan jeda agar tetap sehat dan seimbang.

Menjaga kesehatan bukan hanya tentang makan bergizi dan olahraga rutin, tetapi merawat kesehatan mental. Ketika pikiran lebih tenang, tubuh pun akan terasa lebih ringan dan berenergi.

Sahabat Fimela, dengan memahami bahwa stres bisa berdampak nyata pada tubuh, kita diingatkan untuk lebih peduli pada kondisi diri sendiri. Mendengarkan sinyal tubuh dan memberi ruang untuk beristirahat.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Read Entire Article
Prestasi | | | |