loading...
Final Gerbang KDI 2025, Live, hanya di MNCTV Rumahnya Dangdut Jumat (23/1/2026) pukul 19.30 WIB. Foto: MNCTV
JAKARTA - Perjalanan menuju panggung besar KDI 2025 bukan hanya tentang kemampuan bernyanyi. Di balik setiap suara, ada cerita panjang tentang keluarga, kehilangan, harapan, dan mimpi yang terus diperjuangkan.
Dari Sarolangun, Fila Yudra memulai langkah dari suara seorang anak kecil yang kini tumbuh semakin matang. Dengan dukungan keluarga yang harmonis, Fila melangkah percaya diri dari dunia sekolah menuju panggung nasional. Setiap perjuangannya seakan disertai doa dan semangat yang tidak pernah putus.
Sementara itu, Keyla Amerda dari Gresik hadir membawa kekuatan yang berbeda. Ia tak hanya bernyanyi, tetapi juga menghayati setiap lagu dengan hati. Emosi yang ia sampaikan menjadikan setiap penampilannya terasa dekat, seolah berbicara langsung kepada penonton.
Dari Pekalongan, Raini tumbuh dalam ruang penuh cinta dan lagu. Kedekatannya dengan sang ibu menjadi ikatan yang kuat, menyatukan suara dan rasa dalam satu mimpi yang terus ia lanjutkan. Raini tidak hanya bernyanyi untuk tampil, tapi untuk menjaga harapan tetap hidup.
Kisah ketangguhan datang dari Novita asal Ciwidey. Sejak duduk di bangku sekolah dasar, ia sudah bernyanyi untuk bertahan hidup. Saat sang ayah tiada, Novita berjuang menjadi segalanya dalam keluarga. Anak, ibu, dan mimpi menyatu dalam satu suara yang kini berdiri tegak di panggung KDI.
Dari Mukomuko, Bela membawa perjuangan yang menggetarkan hati. Ia bernyanyi bukan untuk dirinya sendiri, tetapi demi masa depan sang adik. Panggung ini menjadi jawaban dari doa yang ia panjatkan, sekaligus langkah nyata untuk mengubah hidup keluarganya.
Dari Maluku, Riko Tualepe tumbuh tanpa sosok ayah, namun justru menjadikannya lelaki yang tangguh. Ia mewarisi suara sang ayah dan membawanya melaju, dari pasar menuju panggung impian. Perjalanannya membuktikan bahwa keterbatasan tidak pernah cukup kuat untuk menghentikan mimpi.


















































