Tak Ada Pergantian Menkeu, Sentimen Pasar Berbalik Positif

5 hours ago 20

loading...

Penguatan nilai tukar rupiah dan IHSG tak lepas dari meredanya spekulasi pergantian menteri keuangan. FOTO/dok.SindoNews

JAKARTA - Penguatan nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa dinilai tidak lepas dari meredanya spekulasi mengenai reshuffle kabinet, khususnya isu pergantian Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Berkurangnya ketidakpastian politik dan kebijakan dinilai membantu memulihkan kepercayaan investor terhadap pasar keuangan domestik.

"Rumor pergantian menteri keuangan sempat memunculkan pertanyaan mengenai arah kebijakan fiskal pemerintah. Ketika isu itu dibantah, sebagian investor kembali percaya bahwa tidak akan ada perubahan mendadak pada kebijakan ekonomi," kata Ekonom STIE YKP Yogyakarta Aditya Hera Nurmoko, seperti dikutip pada Selasa (9/6/2026).

Baca Juga: IHSG Ditutup Melejit 7,57% Sore Ini, 708 Saham Menghijau

Menurut Aditya, pasar keuangan pada umumnya sensitif terhadap ketidakpastian, terutama yang berkaitan dengan arah kebijakan ekonomi pemerintah. Karena itu, klarifikasi atas isu pergantian Menteri Keuangan menjadi salah satu sentimen positif yang membantu memperbaiki persepsi pelaku pasar.

Ia menjelaskan investor juga mencermati kesinambungan kebijakan ekonomi, termasuk koordinasi antara Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, inflasi, dan pasar keuangan. Dengan tidak adanya perubahan mendadak pada posisi strategis tersebut, pasar melihat peluang kebijakan ekonomi berjalan lebih konsisten.

Selain faktor politik, penguatan pasar juga didorong oleh aksi beli setelah tekanan tajam yang terjadi pada perdagangan sebelumnya. Ketika sentimen negatif mulai mereda, sebagian investor memanfaatkan koreksi harga saham untuk melakukan aksi buy on weakness, yang kemudian mendorong rebound IHSG dan penguatan rupiah.

Read Entire Article
Prestasi | | | |