Tak Hanya Ganggu Mental, Sering Marah-marah Bisa Melemahkan Daya Tahan Tubuh

7 hours ago 5

loading...

kebiasaan marah-marah tak hanya merusak mental, tetapi juga bisa melemahkan daya tahan tubuh. Foto: The mind veda

JAKARTA - Marah sesekali mungkin dianggap hal yang wajar. Namun jika dibiarkan terus-menerus, emosi negatif ini ternyata tidak hanya memengaruhi suasana hati, tetapi juga dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh. Bahkan, kebiasaan marah berkepanjangan disebut dapat mengganggu proses penyembuhan hingga memperburuk berbagai penyakit inflamasi.

Hal itu diungkap oleh dokter sekaligus edukator kesehatan, dr. Adam Prabata.

Lewat unggahan di akun X @AdamPrabata, ia menjelaskan bahwa kemarahan dalam jangka pendek memang bisa memicu peningkatan sejumlah zat yang berperan dalam proses peradangan tubuh, seperti IL-6, TNF-α, dan C-reactive protein.

Baca Juga : Ingat! Pemarah Berisiko Tinggi Alami Masalah Jantung Fatal

Menurutnya, respons itu sebenarnya adalah mekanisme alami tubuh untuk mempersiapkan sistem imun menghadapi ancaman tertentu.

“Marah dalam jangka pendek, memang bisa meningkatkan zat yang berperan dalam peradangan seperti IL-6, TNF-α, dan C-reactive protein. Nah tapi itu justru mempersiapkan sistem imun kita dan sebenernya bisa protektif,” tulis Adam.

Namun, kondisi ini berbeda terjadi ketika seseorang terus-menerus marah dalam jangka panjang atau tidak mampu mengendalikan emosinya. Kemarahan kronis justru dapat memberikan dampak negatif terhadap kesehatan.

Read Entire Article
Prestasi | | | |