loading...
Presiden Donald Trump klaim perang gabungan AS dan Israel telah menghasilkan perubahan rezim di Iran. Foto/White House
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengeklaim bahwa perang gabungan Amerika dan Israel telah mencapai perubahan rezim di Iran. Dia juga sesumbar akan membuat kesepakatan dengan negara Islam tersebut.
"Saya pikir kita akan membuat kesepakatan dengan mereka, cukup yakin...tetapi kita telah mencapai perubahan rezim," kata Trump kepada wartawan di atas Air Force One.
Klaim Trump itu atas asumsi bahwa jumlah pemimpin Iran yang tewas cukup banyak dalam perang selama sebulan.
Baca Juga: Trump: Sejujurnya, Hal Favorit Saya Adalah Mengambil Alih Minyak Iran!
"Kita berurusan dengan orang-orang yang berbeda dari siapa pun yang pernah berurusan sebelumnya. Ini adalah kelompok orang yang sama sekali berbeda. Jadi saya akan menganggap itu sebagai perubahan rezim," kata Trump, seperti dikutip dari AFP, Senin (30/3/2026).
Secara terpisah, Trump mengatakan dalam sebuah wawancara dengan Financial Times pada hari Minggu bahwa dia dapat merebut Pulau Kharg milik Iran "dengan sangat mudah".
Pulau Kharg, yang terletak di lepas pantai barat Iran, adalah terminal minyak vital bagi negara Timur Tengah tersebut dan sedang diincar oleh Pentagon untuk operasi darat, meskipun Amerika Serikat sebelumnya bersikeras tidak akan melakukan invasi skala penuh.
Ketika ditanya tentang keadaan pertahanan Iran di pulau itu, Trump berkata: "Saya rasa mereka tidak memiliki pertahanan apa pun. Kita bisa merebutnya dengan sangat mudah."


















































