Usai Bantai 303 Orang, Netanyahu Perintahkan Israel Negosiasi dengan Lebanon

9 hours ago 12

loading...

PM Benjamin Netayahu perintahkan Israel negosiasi langsung dengan Lebanon setelah serangan militer Zionis menewaskan 303 orang di Lebanon. Foto/Screenshot video Al Jazeera

TEL AVIV - Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu mengatakan dia telah menginstruksikan para menteri untuk memulai negosiasi perdamaian langsung dengan Lebanon sesegera mungkin.

Perintah ini disampaikan pada hari Kamis atau sehari setelah serangan besar-besaran Israel menewaskan 303 orang di Lebanon—yang oleh penduduk Beirut dinyatakan sebagai "pembantaian Rabu kelam".

Baca Juga: Iran Tutup Lagi Selat Hormuz setelah 100 Rudal Israel Bunuh 254 Orang di Lebanon

"Mengingat permintaan berulang Lebanon untuk membuka negosiasi langsung dengan Israel, saya menginstruksikan kabinet kemarin untuk memulai negosiasi langsung dengan Lebanon sesegera mungkin," kata Netanyahu dalam sebuah pernyataan.

"Negosiasi akan fokus pada pelucutan senjata Hizbullah dan membangun hubungan damai antara Israel dan Lebanon," paparnya.

Negosiasi akan dipimpin oleh duta besar Israel untuk Washington, Yechiel Leiter.

Belum dikonfirmasi siapa yang akan memimpin delegasi Lebanon, tetapi beberapa laporan media lokal mengatakan itu bisa jadi duta besar Lebanon untuk Washington, Nada Mouawad, atau mantan duta besar Simon Karam.

Israel menolak untuk menghentikan pengeboman yang sedang berlangsung di Lebanon selama potensi pembicaraan apa pun, dengan seorang pejabat Zionis mengatakan negosiasi akan berlangsung "di bawah tembakan".

Beirut telah menyerukan gencatan senjata sebelum memulai negosiasi apa pun.

Read Entire Article
Prestasi | | | |