loading...
KESGI Forum 2026 di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (6/4). FOTO/dok.SindoNews
JAKARTA - PT WIKA Tirta Jaya Jatiluhur (WTJJ) menegaskan transformasi bisnis berbasis Environmental, Social, and Governance (ESG) sebagai fondasi utama untuk memperkuat daya saing sekaligus membuka akses pembiayaan hijau. Komitmen tersebut disampaikan dalam ajang KESGI Forum 2026 di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (6/4), di tengah dinamika sektor infrastruktur yang semakin kompleks.
Direktur Utama WTJJ, Rendy Ardiansyah, menegaskan bahwa ESG tidak lagi sekadar kewajiban pelaporan, melainkan telah menjadi strategi utama dalam pengambilan keputusan bisnis dan pengelolaan operasional perusahaan.
"ESG bukan hanya tentang kepatuhan, tetapi bagaimana perusahaan bisa beradaptasi dan tumbuh. Ini adalah strategi diferensiasi kami, sekaligus financing gateway untuk membuka akses pendanaan yang lebih luas," tutur Rendy.
Baca Juga: FIF Cetak Rekor Laba Rp4,63 Triliun, Salurkan Pembiayaan Hampir Rp50 Triliun
Rendy menjelaskan sektor infrastruktur, termasuk air, memiliki karakteristik padat modal dan sensitif terhadap sentimen pasar. Dalam konteks ini, ESG menjadi instrumen penting untuk memperkuat profil risiko perusahaan di mata investor dan lembaga keuangan. Transformasi WTJJ dimulai dari internal melalui penyelarasan visi, misi, dan pola pikir seluruh insan perusahaan sebelum membangun kepercayaan eksternal. "Kami mulai dari mental modeling. Ketika seluruh organisasi memiliki visi yang sama, barulah ESG bisa diterjemahkan menjadi nilai yang kredibel bagi investor," jelasnya.
Implementasi ESG diwujudkan secara konkret dalam operasional, dengan fokus utama pada efisiensi energi mengingat komponen ini menjadi biaya terbesar dalam pengelolaan sistem penyediaan air minum (SPAM). WTJJ telah mengadopsi teknologi variable speed drive pada hampir seluruh pompa, sehingga konsumsi listrik lebih terukur dan disesuaikan dengan kebutuhan secara real-time. Perusahaan juga mulai memanfaatkan energi terbarukan serta menerapkan sistem manajemen energi untuk meningkatkan efisiensi dan fleksibilitas biaya.














































