4,3 Juta Mobil Ditarik dari Jalanan China, Gara-Gara Gagang Pintu!

13 hours ago 10

loading...

Tesla jadi penyumbang terbesar: hampir 3 juta unit sendirian. Foto: ist

CHINA - Gagang pintu jadi biang kerok. Bukan mesin, bukan baterai, bukan software otonom. Hanya gagang pintu.

Tesla dan delapan produsen mobil lain, Jumat lalu, mengumumkan recall total 4,3 juta kendaraan di China. Ini recall otomotif terbesar dalam sejarah negeri itu. Penyebabnya sama semua: pintu susah dibuka saat darurat.

Gagang model ini dulu jadi kebanggaan. Rata dengan bodi mobil. Minimalis. Bikin hambatan angin lebih kecil. Tinggal dekati mobil, gagang keluar sendiri secara elektronik. Tesla yang mempopulerkannya. Produsen China lantas ramai-ramai meniru.

Tesla menanggung beban terbesar: 2,98 juta unit ditarik. Meliputi Model 3, Model Y, Model S, dan Model X: baik yang impor maupun produksi lokal China. Recall efektif mulai 25 September.

Produsen lain menyusul. Xiaomi menarik sekitar 390.000 unit. Leapmotor 371.000 unit. Xpeng 264.000 unit. Geely juga mencatat recall terbesar sepanjang sejarah perusahaan, meski jumlah persisnya tidak dirinci di laporan ke regulator.

Solusinya bervariasi. Ada yang cukup tempel label peringatan. Ada yang perlu update software jarak jauh (OTA). Tesla memilih kombinasi: label peringatan plus update OTA yang otomatis menurunkan kaca jendela begitu terjadi tabrakan.

Kenapa ini berbahaya? Michael Brooks, direktur eksekutif Center for Auto Safety, menjelaskan: kalau produsen tidak menyediakan opsi pembuka manual yang jelas, penumpang bisa kesulitan kabur saat mobil kehilangan daya listrik.

Read Entire Article
Prestasi | | | |