5 Alasan AS Hentikan Operasi Epic Fury, Salah Satunya Selat Hormuz Ingin Kembali Normal

1 hour ago 3

loading...

AS hentikan operasi Epic Fury. Foto/X/CENTCOM

WASHINGTON - Operasi Epic Fury kini menjadi Operasi Economic Fury dan Amerika Serikat telah beralih ke program yang diumumkan presiden AS pada hari Minggu yakni Proyek Kebebasan. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan AS pada dasarnya menciptakan gelembung untuk memungkinkan kapal komersial melintasi selat, dilindungi oleh aset angkatan laut dan udara.

5 Alasan AS Hentikan Operasi Epic Fury, Salah Satunya Selat Hormuz Ingin Kembali Normal

1. Memulihkan Kebebasan Navigasi

Rubio mengatakan Amerika Serikat sedang berupaya memulihkan kebebasan navigasi, seperti yang disebutnya, dan bahwa jika Iran menyerang aset AS atau salah satu kapal komersial yang melintasi selat, AS akan bereaksi, dan berhak untuk menggunakan kekuatan mematikan.

Ia menuduh Iran menyebabkan kerusakan ekonomi. Akibatnya, AS mengatakan bahwa mereka membantu negara-negara [yang bergantung pada Selat Hormuz], tetapi pada titik tertentu, mereka harus mengambil alih.

Dalam hal jalur diplomatik, Menteri Luar Negeri juga membahas hal itu, mengatakan bahwa utusan Timur Tengah Jared Kushner dan Steve Witkoff masih bekerja, tetapi untuk saat ini, yang perlu dilakukan Iran adalah membuat konsesi agar pembicaraan dapat berjalan produktif.


2. Iran Akan Kembali ke Meja Perundingan

Menteri Luar Negeri AS mengklaim utusan Trump, Witkoff dan Kushner, “bekerja keras” dalam upaya diplomasi dengan Iran.

“Iran harus menerima realitas situasi dan datang ke meja perundingan dan menerima persyaratan yang baik untuknya, tetapi pada akhirnya baik untuk dunia," katanya, dilansir Al Jazeera.

3. Ingin Selat Hormuz Kembali Normal

Rubio mengatakan preferensi Washington adalah agar Selat Hormuz kembali “seperti semula”.

Read Entire Article
Prestasi | | | |