5 Janji Allah tentang Rezeki Setelah Menikah, Jangan Takut Miskin

3 hours ago 8

loading...

Janji Allah tentang rezeki bukan berarti seseorang boleh meninggalkan ikhtiar. Usaha, doa dan ketakwaan tetap menjadi bagian penting dalam menjalani kehidupan rumah tangga.Foto ilustrasi/ist

Menikah kerap dianggap sebagai langkah besar yang membutuhkan kesiapan finansial. Tidak sedikit orang yang memilih menunda pernikahan karena khawatir tidak mampu memenuhi kebutuhan rumah tangga setelah berkeluarga.

Padahal, dalam Islam, pernikahan tidak hanya berkaitan dengan kehidupan bersama pasangan, tetapi juga menjadi bagian dari ibadah. Al-Qur’an bahkan menyebutkan adanya janji Allah bagi orang-orang yang menikah dan tetap berada dalam jalan ketakwaan, salah satunya tentang rezeki.

Allah SWT berfirman:

وَأَنْكِحُوا الأيَامَى مِنْكُمْ وَالصَّالِحِينَ مِنْ عِبَادِكُمْ وَإِمَائِكُمْ إِنْ يَكُونُوا فُقَرَاءَ يُغْنِهِمُ اللَّهُ مِنْ فَضْلِهِ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ

“Dan nikahkanlah orang-orang yang masih membujang di antara kamu, dan juga orang-orang yang layak (menikah) dari hamba-hamba sahayamu yang laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin, Allah akan memberikan kemampuan kepada mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Mahaluas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS An-Nur: 32).

Ayat tersebut menjadi pengingat bahwa persoalan rezeki tidak semestinya menjadi satu-satunya alasan untuk menunda pernikahan bagi mereka yang telah siap dan memiliki calon pasangan.

Baca juga: Pernikahan Membuka Pintu Rezeki, Benarkah?

Namun, janji Allah tentang rezeki bukan berarti seseorang boleh meninggalkan ikhtiar. Usaha, doa dan ketakwaan tetap menjadi bagian penting dalam menjalani kehidupan rumah tangga.

1. Allah Akan Memampukan Orang yang Menikah

Salah satu janji Allah disebutkan secara jelas dalam QS An-Nur ayat 32. Allah menjanjikan kemampuan bagi orang-orang yang menikah meskipun dalam kondisi kekurangan.

وَأَنْكِحُوا الْأَيَامَىٰ مِنْكُمْ وَالصَّالِحِينَ مِنْ عِبَادِكُمْ وَإِمَائِكُمْ ۚ إِنْ يَكُونُوا فُقَرَاءَ يُغْنِهِمُ اللَّهُ مِنْ فَضْلِهِ ۗ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ

“Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS An-Nur: 32).

Read Entire Article
Prestasi | | | |