55 UMKM di Bantargebang Digembleng Go Digital

5 hours ago 11

loading...

Pelatihan dan pendampingan berbasis digital dalam kegiatan Program Pengabdian Masyarakat Internasional 2026. Foto: istimewa

BEKASI - Sebanyak 55 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Bantargebang, Bekasi mengikuti program pelatihan dan pendampingan berbasis digital dalam kegiatan Program Pengabdian Masyarakat Internasional 2026. Kegiatan itu digelar Universitas Indonesia (UI) bersama mitra internasional dan nasional.

Program ini merupakan kolaborasi antara UI, Binus University, UniKL Business School (Malaysia), dan Universiti Sultan Zainal Abidin (UniSZA), Malaysia. Kegiatan tersebut juga didukung melalui pendanaan hibah Community Development World Class University (WCU) Skema Inbound dari Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat dan Inovasi Sosial (DPIS) UI.

Ketua Pengabdi Dewi Lusiana mengatakan, kegiatan ini bertujuan mendorong UMKM agar mampu beradaptasi dengan perkembangan digital. “UMKM perlu naik kelas dengan memanfaatkan teknologi, baik dalam pemasaran, branding, maupun pengelolaan keuangan,” ujarnya dalam kegiatan yang berlangsung di Kelurahan Ciketing Udik.

Baca juga: Ujian Integritas Kejaksaan dalam Kasus Dokter Tifa dan Roy Suryo

Lurah Ciketing Udik Usep Sudharma Wijaya menyambut baik kegiatan tersebut dan menilai pelatihan ini sangat relevan dengan kebutuhan pelaku usaha saat ini. “Digitalisasi sudah menjadi kebutuhan utama. Kegiatan ini sangat membantu UMKM memahami cara mengembangkan usahanya,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi terkait transformasi bisnis di era digital, termasuk pemanfaatan e-commerce dan sistem pembayaran digital. Selain itu, pelaku UMKM juga dibekali strategi branding dan pemasaran melalui media sosial seperti Instagram, TikTok, dan WhatsApp Business untuk meningkatkan visibilitas serta penjualan produk.

Read Entire Article
Prestasi | | | |