loading...
Arahan Presiden Prabowo Subianto dalam retret Kabinet Merah Putih di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Selasa (6/1/2026) dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat tata kelola pemerintahan. Foto/Istimewa
BOGOR - Arahan Presiden Prabowo Subianto dalam retret Kabinet Merah Putih di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Selasa (6/1/2026) dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat tata kelola pemerintahan. Hal tersebut dikatakan oleh Guru Besar Fakultas Sains dan Teknologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Achmad Tjachja Nugraha.
Menurutnya, retret Kabinet Merah Putih penting untuk memastikan roda pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo berjalan lebih efektif, terukur, dan terarah sejak awal tahun. Ia menilai penguatan koordinasi serta kesamaan visi antarmenteri menjadi kunci agar program prioritas Presiden Prabowo Subianto dapat berjalan optimal dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
Menurut Achmad, penekanan Presiden Prabowo terhadap percepatan program nasional menunjukkan kepemimpinan yang berorientasi pada hasil. Ia menilai akselerasi kebijakan, terutama di sektor energi, pendidikan, dan hilirisasi industri, sangat dibutuhkan di tengah tantangan global yang semakin kompleks.
Baca juga: Momen Prabowo Beri Taklimat Awal Tahun 2026: Tekankan Evaluasi Kinerja Pemerintahan
“Arahan Presiden Prabowo agar kabinet bekerja cepat, cerdas, dan inovatif mencerminkan kebutuhan tata kelola pemerintahan modern. Ini penting agar program strategis tidak berhenti di perencanaan, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Achmad, Rabu (7/1/2026).


















































