loading...
Takato Ishida (35), gubernur termuda di Jepang menang pemilihan gubernur Prefektur Fukui tanpa diusung partai politik. Foto/JIJI via The Japan Times
TOKYO - Takato Ishida (35) telah terpilih sebagai gubernur Prefektur Fukui, Jepang, setelah pendahulunya mengundurkan diri karena skandal yang melibatkan pelecehan seksual terhadap pekerja pemerintah prefektur. Uniknya, dia jadi gubernur termuda di negara tersebut dan menang pemilihan tanpa diusung partai politik (parpol) atau via jalur independen.
Ishida merupakan mantan pejabat di Kementerian Luar Negeri. Dia memenangkan masa jabatan pertamanya dalam pemilihan gubernur Fukui pada hari Minggu, 25 Januari. Menurut laporan The Japan Times, Jumat (6/2/2026), dia menjadi gubernur prefektur termuda di Jepang.
Baca Juga: Wali Kota di Jepang Mundur Gara-gara Ijazahnya Palsu
Ishida mengalahkan dua kandidat saingannya—Kenichi Yamada, seorang independen berusia 67 tahun dan mantan wali kota Echizen di Fukui, dan Yukie Kanemoto (67), seorang pejabat di cabang prefektur Fukui Partai Komunis Jepang.
Dalam pemilihan tersebut, Partai Demokrat Liberal terpecah. Anggota di majelis prefektur Fukui mendukung Yamada sementara anggota di majelis kota Fukui, ibu kota prefektur, mendukung Ishida.

















































