loading...
Wakil Presiden AS JD Vance. Foto/anadolu
WASHINGTON - Wakil Presiden Amerika Serikat JD Vance mengatakan perang dengan Iran akan memasuki "fase yang sangat berbeda dalam beberapa bulan ke depan". Dia menyebut tujuan Washington berikutnya adalah mencegah Teheran membangun kembali kemampuan militernya.
"Kita tidak bisa memprediksi masa depan, namun menurut saya presiden benar saat mengatakan bahwa situasi ini akan memasuki fase yang sangat berbeda dalam beberapa bulan ke depan," ujar Vance kepada New York Post dalam wawancara.
Vance menyatakan AS menganggap fase pertama konflik telah usai, dengan tujuan yang mencakup penghancuran program nuklir Iran, militer konvensional, serta kemampuan mereka untuk memproyeksikan kekuatan.
"Dan kemudian, fase kedua dari hal ini adalah memastikan mereka tidak dapat membangun kembali kekuatan tersebut, serta berupaya menjaga stabilitas global semaksimal mungkin setelahnya," ujarnya.
Vance juga menyebutkan Iran masih sesekali menargetkan kapal-kapal komersial di Selat Hormuz.


















































