AS Sebut Semua Opsi Terbuka Meski 7 Negara NATO Pasang Badan untuk Greenland

4 weeks ago 25

loading...

AS menyatakan semua opsi terbuka untuk mencaplok Greenland meski tujuh negara NATO Eropa pasang badan untuk pulau terbesar di dunia tersebut. Foto/NASA Science

WASHINGTON - Gedung Putih mendukung minat Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk menganeksasi atau mencaplok Greenland dari Denmark. Menurut Gedung Putih, semua opsi terbuka meski tujuh negara NATO Eropa menentang ambisi Washington terhadap pulau terbesar di dunia itu.

"Semua opsi selalu terbuka bagi Presiden Trump saat dia mempertimbangkan apa yang terbaik bagi Amerika Serikat, tetapi saya hanya akan mengatakan bahwa opsi pertama presiden selalu diplomasi," kata Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt kepada wartawan pada hari Rabu waktu Washington.

Komentarnya muncul di tengah meningkatnya kekhawatiran di antara para kritikus pemerintahan tentang kekuatan kebijakan luar negeri AS setelah operasi militer di Venezuela pada hari Sabtu pekan lalu, yang berujung pada penculikan presiden negara itu, Nicolas Maduro.

Baca Juga: Hindari Opsi Militer, AS Berencana Membeli Greenland

Trump telah berulang kali menyuarakan dukungan untuk akuisisi Greenland oleh AS, sejak masa jabatan pertamanya pada tahun 2019. Trump mengatakan Greenland sangat penting bagi prioritas AS di Arktik, dan menyatakan minatnya pada sejumlah besar mineral langka di pulau tersebut.

"Saat ini, Greenland dipenuhi kapal-kapal Rusia dan China di mana-mana," kata Trump kepada wartawan akhir pekan lalu. "Kita membutuhkan Greenland dari sudut pandang keamanan nasional, dan Denmark tidak akan mampu melakukannya."

Fokus Presiden Trump yang terus-menerus pada Greenland menjadi ujian bagi hubungan trans-Atlantik.

Dalam pernyataan bersama yang dirilis Selasa, para pemimpin tujuh negara NATO Eropa membela kedaulatan Greenland, dengan mengatakan, "Greenland milik rakyatnya."

Read Entire Article
Prestasi | | | |