loading...
Pertumbuhan petikemas di wilayah operasional IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) mencapai 600.416 TEUs atau meningkat 8,7% dibandingkan periode sama tahun lalu. Foto/Dok
JAKARTA - Pertumbuhan petikemas di wilayah operasional IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) mencapai 600.416 TEUs atau meningkat 8,7% dibandingkan periode sama tahun lalu. Sementara untuk bulan Februari, arus petikemas tercatat 300.525 TEUs atau tumbuh 10,6% dibandingkan bulan yang sama tahun lalu sebesar 271.521 TEUs.
Corporate Secretary IPC TPK, Pramestie Wulandary mengatakan, capaian ini mencerminkan aktivitas logistik yang tetap terjaga di berbagai wilayah operasional perusahaan pada awal tahun.
“Kami mendukung kebijakan pembatasan operasional angkutan barang dengan melakukan penyesuaian pola operasional serta mengimbau pengguna jasa untuk mengatur kegiatan pengiriman dan pengambilan petikemas lebih awal,” kata Pramestie dalam siaran persnya, Rabu (11/3/2026).
Baca Juga: Rekor Tertinggi, IPC Terminal Petikemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs Sepanjang 2025
Ia juga menegaskan, pihaknya melakukan optimalisasi fasilitas terminal serta peningkatan produktivitas peralatan bongkar muat di berbagai area operasional. Selain itu ia memperkuat penerapan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) memastikan setiap aktivitas operasional berjalan aman, efisien, dan berkelanjutan.
Kontribusi terbesar terhadap arus petikemas masih berasal dari terminal di kawasan Tanjung Priok. Hingga Februari 2026, arus petikemas di Tanjung Priok 1 tercatat mencapai 208.198 TEUs, meningkat sekitar 14% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 182.727 TEUs.


















































