Bayar Rp81 Miliar Demi Nyerobot Antrean! Biaya Lewati Terusan Panama Cetak Rekor Termahal

3 hours ago 6

loading...

Imbas konflik bersenjata di Iran yang melumpuhkan rute energi Timur Tengah kini memicu krisis antrean ekstrem di Terusan Panama. Foto/Dok

JAKARTA - Imbas konflik bersenjata di Iran yang melumpuhkan rute energi Timur Tengah kini memicu krisis antrean ekstrem di Terusan Panama . Demi menghindari penumpukan kapal hingga 11 hari, pemilik kapal tanker G. Arete rela menggelontorkan dana lelang fantastis sebesar USD4,6 juta (sekitar Rp81,4 miliar dengan kurs Rp17.713 per USD) hanya untuk "memotong jalur" melintasi terusan tersebut.

Nominal super jumbo ini resmi memecahkan rekor lelang termahal sepanjang sejarah Terusan Panama, melampaui rekor sebelumnya sebesar USD4 juta yang dibayarkan oleh pemilik kapal kontainer Seaspan Benefactor beberapa hari sebelumnya. Sebagai informasi biaya memotong antrean di Kanal Panama dibayarkan melalui proses lelang.

Pengeluaran dana gila-gilaan dari para operator pelayaran global ini dipicu oleh perubahan drastis peta perdagangan energi dunia. Penutupan Selat Hormuz akibat krisis Iran memaksa pembeli di kawasan Asia mengalihkan pasokan gas cair (LPG) dan minyak mentah mereka dari wilayah Teluk ke pesisir Gulf Coast Amerika Serikat.

Baca Juga: Rebutan Terusan Panama, AS Ajak 6 Negara Gebukin Dominasi China

Karena Terusan Panama merupakan rute terpendek yang menghubungkan AS dengan Asia, lalu lintas kapal di saluran vital ini melonjak drastis. Kapal G. Arete yang dimiliki oleh perusahaan Korea Selatan, SK Shipping Co., saat ini berlayar di lepas pantai selatan Panama menuju wilayah Balboa.

Read Entire Article
Prestasi | | | |