loading...
Margarita Reut (kanan), perempuan Rusia yang ditangkap aparat Moskow atas tuduhan jadi eksekutor bom yang menewaskan pembelot Ukraina berpangkat tinggi di Crimea. Foto/X @Debaser83994181
CRIMEA - Ledakan mematikan di Crimea, wilayah yang dikuasai Rusia, pada 13 Agustus menyebabkan seorang perempuan ditangkap atas dugaan menanam bom di tempat sampah. Bom itu meledak dan menewaskan Robert Shageev, seorang pembelot Ukraina berpangkat tinggi yang kemudian bertugas sebagai perwira di Armada Laut Hitam Rusia.
Pihak berwenang Rusia menuduh Margarita Reut (32) sebagai eksekutor serangan bom tersebut. Sejumlah laporan media Rusia menyebut Reut ditangkap tak lama setelah ledakan terjadi.
Baca Juga: AS dan Turki Hendak Pasok Senjata ke Ukraina, Rusia Tuntut Penjelasan
Reut ditangkap di Sevastopol, Crimea, setelah ledakan bom menewaskan komandan berusia 49 tahun itu di tempat.
Menurut kanal-kanal Telegram yang terkait dengan badan keamanan Rusia dan dikutip The Telegraph, Senin (17/8/2026), Reut diduga menanam bom rakitan di dalam tempat sampah di dekat Shageev. Bom itu meledak ketika Shageev sedang menuruni tangga, menewaskannya di lokasi kejadian.
Ledakan tersebut dilaporkan terdengar sangat keras sehingga warga sekitar awalnya mengira sebuah drone telah menyerang gedung permukiman.


















































