loading...
Pesawat penumpang Airbus A380 milik maskapai Emirates Airlines. Foto/Wikipedia
ALJIR - Aljazair pada hari Kamis (10/9/2026) mengumumkan akan menutup wilayah udaranya bagi pesawat sipil dan militer yang terdaftar di Uni Emirat Arab mulai tengah malam tanggal 11 September. Langkah ini menyusul keputusan untuk memutuskan hubungan diplomatik dengan Uni Emirat Arab.
Kementerian Pertahanan menyatakan langkah tersebut berlaku untuk semua pesawat sipil dan militer yang terdaftar di UEA yang terbang menuju atau dari negara tersebut.
Keputusan ini mengecualikan penerbangan sipil komersial UEA yang beroperasi dari dan ke Bandara Internasional Houari Boumediene di Aljir. Penerbangan ini diizinkan untuk terus beroperasi hingga akhir tahun 2026, saat kontrak berakhir.
Sebelumnya pada hari Kamis, Aljazair mengumumkan pemutusan hubungan dengan UEA dan memberikan waktu 48 jam bagi duta besar UEA untuk mematuhi keputusan tersebut.
Baca juga: 5 Anggota Tetap Dewan Keamanan PBB Bentrok Soal Mekanisme Sanksi Iran
(sya)

















































