loading...
Kapal berbendera AS melintasi Selat Hormuz. Foto/the edge singapore
TEHERAN - Amerika Serikat (AS) telah mengeluarkan pedoman baru untuk kapal-kapal berbendera AS yang melintasi Selat Hormuz, menyerukan agar mereka menjauhi perairan teritorial Iran di tengah ketegangan antara Washington dan Teheran. Pedoman tersebut dirilis Administrasi Maritim AS pada hari Senin (9/2/2026).
Pedoman itu juga mendesak para kapten kapal untuk tidak memberikan izin kepada pasukan Iran untuk menaiki kapal AS.
“Jika pasukan Iran menaiki kapal komersial berbendera AS, awak kapal tidak boleh melawan secara paksa pihak yang menaiki kapal. Menahan diri dari perlawanan paksa tidak berarti persetujuan atau kesepakatan terhadap penaiki kapal tersebut,” bunyi pedoman tersebut.
“Disarankan agar kapal komersial berbendera AS yang melintasi perairan ini tetap sejauh mungkin dari laut teritorial Iran tanpa mengorbankan keselamatan navigasi. Saat melintasi Selat Hormuz ke arah timur, disarankan agar kapal melintasi dekat laut teritorial Oman.”
Rekomendasi tersebut muncul setelah AS dan Iran mengadakan putaran pembicaraan tidak langsung di Oman pada hari Jumat, menyusul retorika dan ancaman yang meningkat selama beberapa minggu yang membawa kedua negara ke ambang perang.
Serangan terhadap Kapal
Jalur pelayaran global dan kapal komersial secara historis terancam oleh gejolak geopolitik, terutama di Timur Tengah.






:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4380849/original/088234700_1680485869-pexels-george-shervashidze-403448_1_.jpg)









































