loading...
Rumah Sakit Pratama Riung, Kabupaten Ngada, NTT yang mengalami kerusakan akibat gempa M 7,7 Flores. Foto: BNPB
NTT - Aktivitas gempa bumi susulan pascagempa Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), dengan magnitudo (M) 7,7 masih terus terjadi. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat hingga 19 Agustus 2026 pukul 05.00 WIB, sebanyak 2.768 gempa bumi susulan telah terjadi.
Dari ribuan gempa susulan tersebut, magnitudo terbesar tercatat M6,2, sedangkan magnitudo terkecil mencapai M1,1. Sebanyak 24 gempa susulan memiliki magnitudo di atas M5, sementara 81 gempa susulan dirasakan oleh masyarakat.
Jumlah tersebut meningkat dibandingkan catatan BMKG sehari sebelumnya. Hingga 18 Agustus 2026 pukul 05.00 WIB, tercatat 2.119 gempa susulan dengan magnitudo M1,3 hingga M6,2, 24 di antaranya bermagnitudo di atas M5 dan 70 gempa dirasakan.
Baca juga: Update Gempa NTT: 70 Orang Meninggal dan 132 Luka-luka
Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Wijayanto sebelumnya menjelaskan aktivitas gempa susulan diperkirakan masih akan berlangsung selama beberapa pekan setelah gempa utama.
“Berdasarkan data sementara gempa susulan ini akan berakhir 3–4 minggu ke depan,” kata Wijayanto.


















































