Cegah Keracunan Massal MBG Terulang Lagi, DPR Sarankan BGN Lakukan 5 Langkah Ini

6 hours ago 5

loading...

Ratusan santri dirawat di sejumlah rumah sakit Sidoarjo akibat keracunan massal seusai menyantap menu MBG, Selasa (1/9/2026). Foto/ iNews

JAKARTA - Anggota Komisi IX DPR RI Nurhadi merespons kasus dugaan keracunan massal dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sidoarjo, Jawa Timur. Ia meminta pemerintah menjadikan peristiwa tersebut sebagai bahan evaluasi menyeluruh terhadap sistem keamanan pangan MBG .

"Ini bukan persoalan kecil. Keselamatan dan kesehatan penerima manfaat harus menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan program MBG," kata Nurhadi dalam keterangan pers, Rabu (2/9/2026).

Menurutnya, Badan Gizi Nasional (BGN) perlu mengevaluasi sistem keamanan pangan MBG secara menyeluruh karena kejadian serupa disebut terjadi di sejumlah daerah. Evaluasi harus mencakup seluruh rantai penyediaan makanan, mulai dari bahan baku hingga distribusi kepada penerima manfaat.

"Dari berbagai evaluasi sebelumnya, persoalan keamanan pangan MBG mencakup banyak hal, mulai dari higiene dan sanitasi dapur, kualitas bahan baku, proses memasak, pengendalian suhu makanan, penyimpanan, waktu antara makanan dimasak dan dikonsumsi, sampai distribusinya," ujarnya.

Baca Juga: Kasus Keracunan Ratusan Santri di Sidoarjo, DPR Desak Bentuk Satgas MBG

Ia mencontohkan hasil evaluasi di Papua yang masih menemukan persoalan sanitasi, pengendalian suhu, penyimpanan bahan baku dan makanan matang, hingga distribusi makanan. Karena itu, Nurhadi mendorong BGN mengubah pendekatan dari sekadar merespons kasus menjadi sistem pencegahan ketat sejak makanan diproduksi hingga dikonsumsi.

Read Entire Article
Prestasi | | | |