China Tak akan Tunduk pada Tekanan AS untuk Berhenti Beli Minyak Iran

4 hours ago 5

loading...

Fasilitas penyimpanan minyak China. Foto/anadolu

BEIJING - Tidak ada indikasi China berniat mematuhi tekanan Amerika Serikat untuk berhenti membeli minyak Iran. China tetap bersikap menolak sanksi sepihak AS dan menegaskan perdagangan antara kedua negara sepenuhnya merupakan urusan mereka sendiri.

Beijing adalah pembeli terbesar minyak mentah Iran, yang menyerap sekitar 80% dari pengiriman minyak negara tersebut. Sebagian besar pasokan ini disalurkan ke kilang-kilang kecil—yang dikenal sebagai kilang "teapot"—melalui jaringan kapal tanker yang mampu menyamarkan asal-usul minyak tersebut.

China sebenarnya tidak terlalu bergantung pada minyak Iran dan secara teoretis bisa saja berhenti membelinya jika Washington memberikan tekanan yang cukup kuat.

Namun, langkah tersebut akan membawa konsekuensi politik yang besar bagi Presiden Xi Jinping, karena Beijing tidak ingin memberi kesan bersedia "tunduk atau patuh di bawah tekanan AS".

Sikap tunduk China dapat menciptakan preseden berbahaya baik di dalam negeri maupun di kancah internasional.

Perselisihan ini muncul menjelang rencana kunjungan Xi ke Washington pada 24 September.

Read Entire Article
Prestasi | | | |