loading...
Teheran usir dua diplomat yang membawa modem dan telepon satelit. Foto/X/@dodoexplorers
TEHERAN - Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Belanda mengatakan "standar ganda" AS telah terungkap setelah Badan Intelijen Pusat (CIA) menerbitkan video berbahasa Persia yang menginstruksikan warga Iran tentang cara menghubungi badan tersebut.
Dalam sebuah unggahan di platform media sosial X pada hari Selasa, kedutaan besar Iran di Den Haag mengatakan, “Mereka bahkan tidak lagi berpura-pura. Ketika CIA merilis video dalam bahasa Persia dan mengajari warga Iran cara menghubunginya, ini bukan lagi diplomasi; ini adalah campur tangan yang terang-terangan. Bayangkan kemarahan jika peran dibalik. Standar ganda telah terungkap.”
Pada hari Selasa, CIA merilis video dalam bahasa Persia yang menjelaskan kepada warga Iran cara menjalin kontak virtual yang aman dengan badan tersebut.
Tips CIA termasuk menggunakan jaringan pribadi virtual, atau VPN, untuk menghindari pembatasan dan pengawasan internet, dan penggunaan perangkat sekali pakai yang tidak mudah dilacak kembali ke penggunanya. CIA juga mendesak calon informan untuk menggunakan peramban web pribadi dan menghapus riwayat internet mereka untuk menutupi jejak mereka.
Dalam campur tangan Barat yang serupa, pihak berwenang di bandara Teheran menemukan peralatan satelit Starlink di dalam koper seorang diplomat Eropa yang mencoba memasuki negara tersebut.
Seorang diplomat Belanda meninggalkan koper di Bandara Internasional Imam Khomeini setelah menolak untuk menyerahkannya untuk pemeriksaan keamanan, dengan alasan kekebalan diplomatik.
Petugas keamanan bandara memberitahu diplomat tersebut bahwa bagasi diplomatik tunduk pada prosedur hukum terpisah, tetapi ia menolak untuk mematuhinya. Otoritas bea cukai Iran kemudian memulai prosedur formal untuk memeriksa dan menyegel kargo yang mencurigakan tersebut.


















































