loading...
Konsumsi listrik global terus meningkat seiring pertumbuhan industri, urbanisasi, dan kebutuhan energi modern di berbagai negara. FOTO/Shutterstock
JAKARTA - Konsumsi listrik global terus meningkat seiring pertumbuhan industri, urbanisasi, dan kebutuhan energi modern di berbagai negara. Sejumlah negara besar seperti China dan Amerika Serikat menjadi penyumbang utama konsumsi listrik dunia.
Konsumsi listrik menjadi fondasi penting untuk mendukung industri, transportasi, hingga kualitas hidup masyarakat modern,” demikian disampaikan dalam laporan energi global terkait pemetaan konsumsi listrik dunia terbaru dikutip dari Stars Insider, Rabu (27/5/2026).
Baca Juga: 10 Negara Pemilik Cadangan Emas Terbesar Dunia, Siapa Teratas?
Secara global, konsumsi listrik dunia mencapai sekitar 29.600 terawatt-hour (TWh) per tahun untuk mendukung berbagai kebutuhan, mulai dari pabrik, kota besar, hingga kendaraan listrik. Namun, distribusi konsumsi tersebut tidak merata, dengan beberapa negara menyerap energi jauh lebih besar dibandingkan lainnya.
China menempati posisi teratas dengan konsumsi mencapai sekitar 9.443 TWh per tahun, bahkan melampaui gabungan konsumsi lima negara berikutnya. Tingginya kebutuhan listrik didorong oleh sektor manufaktur, kota megapolitan, kendaraan listrik, hingga penggunaan pendingin udara.
Di posisi kedua, Amerika Serikat mengonsumsi sekitar 4.272 TWh per tahun, terutama untuk sektor industri, perumahan, pusat data, serta transportasi berbasis listrik. Sumber energi negara ini didominasi gas, diikuti energi terbarukan, nuklir, dan batu bara.

































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489013/original/017536600_1769776656-WhatsApp_Image_2026-01-28_at_1.40.19_PM.jpeg)















