loading...
Fortnite ditinggalkan para pemainnya, membuat Epic Games harus melakukan efisiensi. Foto: ist
JAKARTA - Ledakan pemutusan hubungan kerja (PHK) yang menimpa 1.000 karyawan Epic Games bukanlah sebuah kebetulan, melainkan hasil tak terelakkan dari terjun bebasnya jumlah pemain aktif Fortnite yang gagal mempertahankan momentum di tengah brutalnya persaingan pasar game tahun 2026.
Berdasarkan penelusuran data dan laporan pasar terbaru, grafik jumlah pemain aktif Fortnite memperlihatkan kontraksi yang sangat mengkhawatirkan.
Mari kita menengok ke belakang pada masa puncak kejayaannya di akhir 2023 hingga 2024.
Saat itu, lewat peluncuran event besar bernuansa nostalgia seperti kembalinya peta klasik "Fortnite OG" dan tribute "Remix: The Finale", Epic Games berhasil mencetak rekor fantastis. Game ini sanggup memuat hingga 44,7 juta pemain aktif harian (DAU), dengan total pengguna aktif bulanan (MAU) pada masa liburan yang menembus rekor 110 juta hingga 126 juta pemain.
Namun, fakta di kuartal pertama 2026 berbalik 180 derajat. Memasuki bulan Februari hingga Maret 2026, rata-rata pemain aktif harian menyusut drastis, hanya menyisakan angka di kisaran 1,15 juta hingga 1,3 juta pemain saja.


















































