Defisit Anggaran Membengkak, Rusia Lepas 43,5 Ton Cadangan Emas

2 hours ago 9

loading...

Rusia menjual sebagian besar cadangan emasnya sepanjang 2026 untuk memperoleh dana tunai guna menutup defisit anggaran yang membengkak. FOTO/Russia Beyond

MOSKOW - Rusia menjual sebagian besar cadangan emasnya sepanjang 2026 untuk memperoleh dana tunai guna menutup defisit anggaran yang membengkak. Langkah tersebut dilakukan ketika belanja pertahanan untuk membiayai perang di Ukraina terus meningkat sedangkan penerimaan negara menghadapi tekanan.

"Fakta bahwa mereka menjual emas menunjukkan bahwa Rusia mulai kehabisan aset lain yang lebih likuid. Jadi, ada tekanan terhadap defisit dan sumber pendanaan untuk menutup defisit tersebut," kata ekonom Peterson Institute for International Economics, Elina Ribakova dikutip dari DW, Sabtu (8/8/2026).

Baca Juga: Iran Tuding Arab Saudi Terlalu Bergantung dengan Kekuatan Asing

Bank Sentral Rusia mengumumkan cadangan emas negara itu mencapai 73,4 juta troy ons atau sekitar 2.282 metrik ton pada awal Juli 2026. Jumlah tersebut turun sekitar 43,5 metrik ton sejak awal tahun dan menjadi level terendah sejak sebelum invasi skala penuh ke Ukraina pada Februari 2022.

Harga emas yang sempat mencapai rekor pada awal tahun membuat penjualan tersebut diperkirakan menghasilkan lebih dari USD5 miliar. Harga emas rata-rata mencapai sekitar USD4.800 per troy ons dalam empat bulan pertama 2026, sebelum turun ke kisaran USD4.000 per troy ons.

Read Entire Article
Prestasi | | | |