loading...
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan bakal melakukan evaluasi terkait tragedi tabrakan kereta api KA Argo Bromo dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur. Foto: Niko Prayoga
BEKASI - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan bakal melakukan evaluasi terkait tragedi tabrakan kereta api KA Argo Bromo dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur. Evaluasi tersebut salah satunya double track stasiun sebagai jalur khusus bagi KRL dan KA Jarak Jauh.
Selain itu, elektrifikasi KRL juga bakal menjadi evaluasi guna meningkatkan pelayanan kereta api khususnya KRL. “Tentunya sebagai bagian dari evaluasi kami untuk double-double track itu termasuk juga mengenai elektrifikasi sudah bagian evaluasi kami terhadap layanan kereta api khususnya terhadap KRL,” ujar Dudy di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4/2026).
Baca juga: Polisi Dalami Penyebab Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur
Dia juga bakal memprioritaskan evaluasi khusus dari Presiden Prabowo Subianto mengenai pemasangan palang pintu kereta api di perlintasan sebidang mengingat kejadian ini berawal dari mobil taksi yang tertabrak KRL.
“(Bapak Presiden) Sudah menyampaikan concern beliau terhadap palang perlintasan sebidang dan insyaallah mungkin ke depannya kita segera merealisasikan pemasangan palang pintu perlintasan,” katanya.


















































