loading...
Masih belum banyak sekolah yang mengisi Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) dengan e-Rapor. Foto/SINDOnews.
JAKARTA - Masih belum banyak sekolah yang mengisi Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) dengan e- Rapor meski ada tambahan kuota 5 persen untuk dimanfaatkan pada pendaftaran jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).
Koordinator Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi , Riza Satria Perdana mengatakan bahwa insentif 5 persen yang diberikan kepada sekolah pengguna e-Rapor sudah diberlakukan sejak tahun lalu dan terbukti berpengaruh terhadap peluang siswa lolos SNBP.
Baca juga: Pengumuman Penerima KIP Kuliah Jalur SNBP dan SNBT 2025 Dirilis, Cek Akunmu!
“Saya ingin sampaikan ke para guru, bahwa ternyata dari SNBP 2025 itu tambahan 5 persen bukan omong kosong, bukan PHP kalau kata anak sekarang karena banyak orang kira bahwa yang diterima SNBP itu bener-benar peringkat yang atas semua, ternyata tidak,” katanya pada Sosialisasi Daring Registrasi Akun SNPMB dan Pengisian PDSS di Youtube SNPMB ID, Selasa (6/1/2025).
Sebagai ilustrasi, Riza menjelaskan bahwa sekolah dengan akreditasi A pada dasarnya memperoleh kuota SNBP sebesar 40 persen dari jumlah siswa kelas XII. Jika sebuah sekolah memiliki 200 siswa, maka kuota normalnya adalah 80 siswa. Namun, jika sekolah tersebut mengisi PDSS menggunakan e-Rapor, kuotanya bertambah menjadi 45 persen atau setara dengan 90 siswa.
Baca juga: Lolos SNBP, 66 Siswa MAN 13 Jakarta Diterima di Perguruan Tinggi Negeri Favorit
















































