loading...
Kebijakan ekspor sumber daya alam (SDA) satu pintu jangan sampai menjadi monopoli birokrasi baru. FOTO/dok.SindoNews
JAKARTA - Ekonom sekaligus Rektor Universitas Paramadina, Didik J. Rachbini mengingatkan pemerintah agar kebijakan ekspor sumber daya alam (SDA) satu pintu tidak berubah menjadi monopoli birokrasi baru yang justru melemahkan ekonomi nasional.
Menurut Didik, kebijakan penguatan peran negara dalam tata kelola ekspor SDA merupakan pilihan politik yang sah dan bagian dari upaya negara mengambil kembali kendali atas kekayaan alam nasional. Namun, implementasi kebijakan harus dirancang secara hati-hati agar tidak mematikan efisiensi sektor swasta.
"Jika salah desain, kebijakan ini bisa berubah menjadi birokrasi monopoli baru yang justru melemahkan ekonomi nasional," ujar Didik dalam keterangan resmi, Rabu (27/5/2026).
Baca Juga: BUMN Ekspor PT DSI Bakal Diisi Pekerja Asing, Ini Tugasnya
Ia menilai Indonesia tidak cocok menjadi negara ultra-liberal yang menyerahkan seluruh tata niaga SDA kepada pasar global. Di sisi lain, Indonesia juga dinilai tidak cocok menerapkan ekonomi komando yang terlalu menekan peran swasta.

































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489013/original/017536600_1769776656-WhatsApp_Image_2026-01-28_at_1.40.19_PM.jpeg)















