Ekonomi Solid, HIPMI Jaya Nilai Volatilitas IHSG Bersifat Teknis

1 hour ago 4

loading...

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam beberapa pekan terakhir dinilai lebih dipengaruhi faktor eksternal dan teknis. FOTO/dok.SindoNews

JAKARTA - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jaya menilai volatilitas Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam beberapa pekan terakhir lebih dipengaruhi faktor eksternal dan teknis. Kondisi tersebut dinilai tidak mencerminkan pelemahan fundamental ekonomi nasional maupun sektor riil.

"Kami melihat volatilitas ini lebih sebagai reaksi pasar terhadap dinamika global dan isu teknis. Dari sisi dunia usaha dan ekonomi riil, fundamental Indonesia masih berjalan dan tetap menjadi penopang utama pasar modal," ujar Ketua Umum HIPMI Jaya Riandy Haroen seperti dikutip, Jumat (6/2/2026).

Baca Juga: Pengusaha Respons Mundurnya Petinggi OJK, Singgung Soal Kepercayaan Investor

HIPMI Jaya mencatat pergerakan tajam IHSG dipicu oleh dua faktor utama, yakni isu metodologi indeks global MSCI yang mendorong rebalancing portofolio investor global serta koreksi harga logam dunia seiring perubahan sentimen kebijakan moneter Amerika Serikat. Kombinasi kedua faktor tersebut memicu tekanan jangka pendek pada saham-saham berkapitalisasi besar yang menjadi konstituen indeks global.

Pada saat yang sama, harga emas dan logam industri tercatat terkoreksi sekitar 8–15% dari puncak jangka pendek setelah meningkatnya ekspektasi kebijakan moneter yang lebih ketat di AS. HIPMI Jaya menilai tekanan tersebut bersifat mekanis dan sentimen, bukan akibat perubahan struktural pada kinerja korporasi atau ekonomi Indonesia.

Read Entire Article
Prestasi | | | |