Harga Minyak Tembus USD100 per Barel, Ini 7 Rekor Lonjakan Terburuk dalam Sejarah Dunia

4 hours ago 10

loading...

Sebuah kapal tanker minyak bersandar di pelabuhan di Ningbo, Provinsi Zhejiang, pada bulan September. FOTO/China Daily

JAKARTA - Lonjakan harga minyak dunia kembali mengguncang pasar global. Dalam beberapa hari terakhir, harga minyak mentah menembus USD100 per barel memicu kekhawatiran krisis energi baru di tengah meningkatnya konflik geopolitik.

Sepanjang sejarah, kenaikan harga minyak hampir selalu menjadi pertanda buruk bagi ekonomi global mulai dari inflasi, resesi, hingga krisis finansial. Bahkan, beberapa lonjakan harga minyak pernah memicu perubahan besar dalam geopolitik dunia.

Berikut 7 lonjakan harga minyak mentah paling ekstrem sepanjang sejarah:

1. 2008: Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah, USD147 per Barel

Tahun 2008 menjadi momen paling dramatis dalam sejarah pasar energi. Harga minyak melonjak hingga USD147 per barel, level tertinggi yang pernah tercatat. Lonjakan ini dipicu kombinasi spekulasi pasar komoditas, permintaan energi dari China dan India, serta ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Tak lama setelah itu, dunia dilanda krisis finansial global yang mengguncang ekonomi internasional. Baca Juga: Harga Minyak Dunia Tembus USD100 per Barel, APBN 2026 Indonesia Terancam Jebol

2. 1979: Revolusi Iran Memicu “Oil Shock Kedua”

Read Entire Article
Prestasi | | | |