Hari Kartini di Tangsel, Momentum Mendorong Perempuan Cerdas, Mandiri, dan Religius

5 hours ago 10

loading...

Ketua TP PKK Kota Tangerang Selatan Tini Indrayanthi Benyamin menekankan, perempuan masa kini dituntut untuk terus berkembang tanpa melupakan kodratnya sebagai ibu dan istri. Foto/Dok. SindoNews

TANGSEL - Peringatan Hari Kartini yang jatuh setiap 21 April menjadi momentum penting untuk merefleksikan peran dan perjuangan perempuan Indonesia di tengah perkembangan zaman. Di Kota Tangerang Selatan, Banten, semangat emansipasi perempuan dimaknai tidak hanya sebagai kebebasan berkarya, tetapi juga kemampuan menjaga keseimbangan antara keluarga, karier, dan nilai-nilai moral.

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Tangerang Selatan Tini Indrayanthi Benyamin menekankan, perempuan masa kini dituntut untuk terus berkembang tanpa melupakan kodratnya sebagai ibu dan istri. “Perempuan zaman sekarang tidak boleh diam. Harus mau belajar, mencari tahu, dan terus menjaga akhlak serta sikap. Emansipasi boleh, tetapi tetap harus ingat peran kita sebagai perempuan,” katanya, Selasa (21/4/2026). Baca juga: Sambut Hari Kartini 2026, Ini 12 Menteri dan Wamen Perempuan di Kabinet Prabowo

Perkembangan zaman membawa perubahan besar terhadap peran perempuan . Jika dahulu akses terhadap teknologi terbatas, kini perempuan dituntut untuk melek digital, termasuk memahami media sosial dan teknologi informasi sebagai bagian dari upaya mendampingi keluarga.

“Yang tadinya tidak tahu komputer atau media sosial, sekarang harus tahu. Itu penting untuk mengawasi dan membimbing anak-anak kita,” ujarnya.

Ia menilai tantangan yang dihadapi perempuan saat ini harus dijawab dengan ketenangan, keteguhan, serta keteladanan dalam bersikap. “Kita tidak bisa hanya menuntut orang lain, tetapi harus memberi contoh. Tetap tenang dalam amarah, tetap bekerja dalam kesulitan, dan yakin bahwa setiap masalah ada jalan keluarnya,” jelasnya.

Read Entire Article
Prestasi | | | |