Honda Culture Indonesia 2026: Menjaga Warisan di Tengah Zaman yang Berubah

12 hours ago 24

loading...

JAKARTA - Malam itu di Wonder Alley, BSD City, Honda tidak menjual satu unit mobil pun. Yang mereka kumpulkan justru lebih dari 250 mobil, dari berbagai merek. Ratusan penggemar otomotif tumpah di sana. Itulah cara Honda bertahan sekarang: bukan lewat mobil baru, tapi lewat rasa memiliki.

Lebih dari 10 tahun PT Honda Prospect Motor (HPM) membangun kultur otomotif di Indonesia. Dimulai dari Honda Day, tahun 2016. Awalnya sekadar ajang kumpul komunitas Honda dari berbagai daerah. Sederhana. Tapi jadi bibit yang tumbuh.

 Menjaga Warisan di Tengah Zaman yang Berubah

Zaman berubah. Kultur otomotif kian merambah dunia kreatif, musik, dan gaya hidup. Maka lahir Honda Fastival. Lalu pada 2024, berevolusi lagi menjadi Honda Culture Indonesia.

Kini, memasuki 2026, Honda Culture Indonesia masuk babak baru. Bukan lagi sekadar acara tahunan. Melainkan platform kolaborasi yang mempertemukan komunitas, creative collective, kreator, dan automotive enthusiasts.
Temanya jelas: Culture. Evolved.

Diperkenalkan Honda di ajang GIIAS 2026. Sama seperti produk Honda yang terus berkembang tanpa meninggalkan karakter engineering, performa, dan joy of driving, kultur Honda pun begitu. Bentuknya berubah. Jiwanya tidak.

Bahkan logo Honda yang baru pun bicara soal itu. Melambangkan keterbukaan, untuk merangkul lebih banyak ide, kolaborasi, dan komunitas ke depan.

Read Entire Article
Prestasi | | | |