loading...
IHSG di Bursa Efek Indonesia mengalami penurunan tajam pada awal perdagangan Jumat (24/4/2026). FOTO/dok.SindoNews
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia mengalami penurunan tajam pada awal perdagangan Jumat (24/4/2026), dengan koreksi mencapai 1,52% hanya dalam satu jam. Pelemahan ini melanjutkan tren negatif sehari sebelumnya di tengah tekanan jual yang meluas di hampir seluruh sektor saham.
IHSG tercatat turun 113 poin ke level 7.266 setelah sempat dibuka di zona merah pada posisi 7.378. Penurunan cepat ini mencerminkan tingginya tekanan pasar sejak awal sesi perdagangan.
Tekanan jual terlihat dominan di pasar saham, dengan jumlah saham yang melemah mencapai 392, jauh melampaui saham yang menguat sebanyak 193, sementara 374 saham stagnan. Kondisi ini diperburuk oleh aksi jual investor asing yang masih berlanjut sejak perdagangan sebelumnya.
Baca Juga: IHSG Hari Ini Berakhir Terjun Bebas 2,16% ke 7.378, Transaksi Sentuh Rp20,3 Triliun
Secara sektoral, hampir seluruh sektor mencatatkan pelemahan. Sektor keuangan menjadi yang paling tertekan dengan penurunan 0,91%, diikuti sektor primer, properti, teknologi, kesehatan, transportasi, hingga infrastruktur. Hanya sektor energi dan perindustrian yang mampu bertahan di zona hijau dengan kenaikan tipis.
Aktivitas perdagangan juga menunjukkan tingginya volatilitas. Dalam 10 menit pertama, IHSG sempat menyentuh level terendah di 7.313 sebelum sedikit pulih. Nilai kapitalisasi pasar tercatat sekitar Rp13.144 triliun dengan total transaksi mencapai Rp2,99 triliun dan frekuensi perdagangan hampir 319.000 kali.

















































