loading...
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi. FOTO/dok.SindoNews
JAKARTA - Pemerintah merespons cepat kondisi pasar modal Indonesia yang kembali mengalami penghentian perdagangan sementara (trading halt) pada sesi hari ini. Langkah strategis tersebut dibahas secara intensif dalam pertemuan rutin yang dihadiri jajaran menteri dan pimpinan lembaga otoritas keuangan di tengah gejolak indeks global.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan bahwa Istana memberikan perhatian serius terhadap dinamika yang terjadi.
Airlangga menyatakan bahwa momentum tekanan pasar ini akan dijadikan titik balik untuk memperbaiki tata kelola dan regulasi pasar modal Indonesia agar sesuai dengan standar internasional (best practice).
"Pada prinsipnya momentum ini digunakan untuk mereform regulasi daripada pasar modal. Dan kita melihat best practice, jadi kita ikuti saja karena itu sudah ada jadwalnya dan sudah ada pembicaraan dengan MSCI sebelumnya," ujar Airlangga kepada awak media, Kamis (29/1/2026).
Baca Juga: Baru 30 Menit Perdagangan, IHSG Anjlok 8% Kena Trading Halt
Mensesneg Prasetyo Hadi menambahkan bahwa koordinasi ini dilakukan secara menyeluruh bersama otoritas moneter dan investasi. Ia menekankan bahwa pertemuan tersebut bertujuan untuk memastikan stabilitas ekonomi tetap terjaga.


















































