Imbau Jemaah Jaga Kondisi Fisik, KH Cholil Nafis: Jangan Sampai Tenaga Habis sebelum Puncak Haji

4 hours ago 9

loading...

Ketua Musyrif Diny 2026 KH M Cholil Nafis. Foto/Dok SindoNews

JAKARTA - Ketua Musyrif Diny 2026 KH M Cholil Nafis mengingatkan jemaah haji Indonesia agar lebih bijak menjaga kondisi fisik. Ia mengimbau para jemaah lansia tidak memaksakan diri mengejar ibadah sunah yang berpotensi menguras tenaga sebelum wukuf di Arafah.

Imbauan itu disampaikan menyusul tingginya aktivitas ibadah jemaah di Madinah dan Makkah , mulai dari mengejar salat Arbain di Masjid Nabawi hingga berulang kali melaksanakan umrah sunah di Masjidilharam. Ia menegaskan, menjaga stamina jelang Armuzna jauh lebih penting agar jemaah mampu menjalankan rukun haji secara sempurna.

"Jangan sampai tenaga habis sebelum puncak haji. Yang paling utama adalah kesiapan untuk menjalani Arafah, Muzdalifah, dan Mina," ujar Cholil dalam keterangannya, dikutip Sabtu (16/5/2026).

Baca Juga: Timwas Haji Kembali ke Tanah Suci Besok, Ini yang Bakal Dicek

Sementara itu, Musyrif Diny 2026, Prof KH Asrorun Niam Sholeh mengingatkan jamaah haji agar tidak terjebak dalam semangat aji mumpung dengan memaksakan ibadah sunnah seperti umrah berkali-kali secara berlebihan.

Ketua MUI Bidang Fatwa ini menilai, ibadah sunah seperti umrah berulang kali maupun tawaf tambahan sebaiknya dilakukan secara proporsional dan disesuaikan dengan kemampuan fisik masing-masing.

"Umrah sewajarnya saja, tawaf juga secukupnya. Jangan sampai memforsir tenaga hanya karena ingin sebanyak-banyaknya ibadah sunnah, sementara tenaga itu sangat dibutuhkan saat Armuzna," kata Prof Niam.

Guru Besar Ilmu Fikih UIN Jakarta ini menekankan bahwa menjaga kesehatan juga bagian dari ikhtiar ibadah. Ia mengingatkan, rangkaian puncak haji membutuhkan kondisi fisik yang prima. Sebab, jemaah akan menjalani mobilitas tinggi di tengah suhu panas Arab Saudi.

(zik)

Read Entire Article
Prestasi | | | |