loading...
Debut di Chengdu, sedan listrik ini datang dengan layar 27 inci, jarak 650 kilometer, dan harga yang bikin pasar global cuma bisa gigit jari. Foto: Hyundai
CHINA - Rp306 juta. Itu harga awal sedan listrik terbaru Hyundai. Panjangnya hampir lima meter. Jarak tempuhnya sampai 650 kilometer sekali cas. Layarnya 27 inci, hampir sebesar televisi ruang tamu.
Tapi ada syaratnya: Anda harus tinggal di China.
Namanya Ioniq V. Ini model pertama dari merek Ioniq yang benar-benar dirancang khusus untuk Tiongkok. Bukan Korea. Bukan Eropa. Bukan Amerika.
Pre-sale dibuka 21 Agustus lalu, di ajang Chengdu Auto Show. Peluncuran resminya baru terjadi September nanti. Cikal bakalnya sudah muncul lebih dulu: konsep Venus, dipamerkan di Beijing Auto Show, April tahun ini.
Tiga Varian, Tiga Harga

Standard Edition (540 Max): 119.900 yuan. Setara Rp306,1 juta.
Smart Driving Edition (540 Max+): 129.900 yuan. Setara Rp331,6 juta.
Long-Range Edition (650 Max+): 139.900 yuan. Setara Rp357,2 juta.
Selisih antar varian cuma sekitar Rp25 jutaan. Murah untuk ukuran mobil sepanjang ini.
Baterai LFP, Jarak Sampai 650 Km
Dua varian bawah--Standard dan Smart Driving--memakai baterai LFP 53,5 kWh dari CATL. Motor tunggal, 140 kW atau setara 188 tenaga kuda. Jarak tempuh versi CLTC: 520 sampai 540 kilometer.
Varian tertinggi, Long-Range, naik kelas. Baterai 66,8 kWh. Motor 168 kW, setara 225 tenaga kuda. Jarak tempuhnya tembus 620 sampai 650 kilometer.
Baterai jenis LFP dipilih bukan tanpa alasan. Di China, kimia baterai ini populer karena murah, tahan lama, dan efisien. Pilihan yang masuk akal di pasar yang perang harganya sudah tidak masuk akal.


















































