Irak Sita Peluncur Drone yang Menarget Pipa Minyak Arab Saudi, Apakah Iran Terlibat?

1 week ago 42

loading...

Irak sita peluncur drone yang menarget pipa minyak Arab Saudi. Foto/X/@pati_marins64

BAGHDAD - Otoritas Irak menyatakan bahwa pasukan keamanan mereka telah menemukan dan menyita platform peluncur drone yang diduga digunakan dalam serangan terhadap pipa minyak Timur-Barat (East-West) milik Arab Saudi.

Dalam pernyataan yang diterbitkan oleh kantor berita negara Irak (INA) pada hari Sabtu, Letnan Jenderal Saad Maan, kepala Sel Media Keamanan Irak, mengatakan bahwa satuan tugas intelijen dan keamanan telah melacak dan menyita peralatan peluncur tersebut.

Ia juga mengatakan bahwa para ahli forensik dan teknis terus berupaya mengidentifikasi pihak-pihak di balik serangan tersebut, dan bahwa panglima tertinggi Irak telah menyetujui permintaan Iran untuk bergabung dalam penyelidikan serta meninjau temuan-temuannya.

Baghdad terus menjalin komunikasi langsung dengan otoritas Saudi untuk berbagi informasi intelijen, ujar Maan. "Irak menganut prinsip 'kedaulatan preventif', yang berarti tidak hanya mencegah serangan terhadap wilayah kami, tetapi juga tidak membiarkan wilayah kami menjadi landasan peluncuran serangan terhadap negara lain, ataupun membiarkan Irak menjadi bagian dari perang proksi," ujarnya, sebagaimana dikutip oleh INA.

Sejumlah orang terluka setelah beberapa pesawat nirawak (drone) yang diluncurkan dari Irak menghantam jalur pipa Timur-Barat di wilayah Riyadh dan Madinah pada hari Kamis, menurut keterangan otoritas Arab Saudi. Jalur pipa tersebut—yang mengalirkan sekitar 4 hingga 5 persen pasokan minyak global dan memungkinkan Arab Saudi menghindari Selat Hormuz—sempat ditutup sebagai langkah pencegahan.

Read Entire Article
Prestasi | | | |