loading...
Presiden AS Donald Trump. Foto/yrgidu.github.io
TEHERAN - Abas Aslani, peneliti senior di Pusat Studi Strategis Timur Tengah, mengatakan tuntutan Presiden Donald Trump agar Iran menyerah dan ia memiliki peran dalam memilih pemimpin Iran berikutnya telah disambut dengan "sikap penolakan mutlak". Tuntutan Trump muncul seiring perang sengit antara Amerika Serikat bersama Israel melawan Iran.
"Kita melihat bahwa Iran memberi sinyal keberlanjutan daripada perubahan," kata Aslani kepada Al Jazeera.
"Mereka mengatakan terserah Majelis Pakar untuk memilih pemimpin utama, dan pejabat Iran telah mengejek pernyataan-pernyataan Amerika Serikat ini," ujar dia.
"Kita telah melihat, katakanlah, kepercayaan diri dalam retorika di Teheran selama beberapa hari terakhir, dan mereka tidak memberi sinyal perubahan apa pun untuk terlibat dengan Amerika Serikat," ungkap dia.
Sementara itu, militer Israel mengatakan telah mendeteksi peluncuran rudal ke arah wilayah Tel Aviv Raya dan sebagian besar wilayah tengah Israel pada Sabtu (7/3/2026).
Sebelumnya, rudal terdeteksi menuju ke bagian lain negara itu, termasuk Israel selatan.

















































