loading...
Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Bushehr. Foto/anadolu
TEHERAN - Badan Energi Atom Internasional (IAEA) mengatakan pada hari Selasa (24/3/2026) bahwa mereka telah diinformasikan oleh Iran tentang serangan baru di dekat Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Bushehr. Sebelumnya pada hari itu, Organisasi Energi Atom Iran melaporkan serangan rudal lain di dekat pembangkit tersebut.
Pemerintah Iran menambahkan tidak ada korban jiwa atau kerusakan. "IAEA telah diinformasikan oleh Iran bahwa proyektil lain menghantam kompleks Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Bushehr hari ini. Menurut Iran, tidak ada kerusakan pada PLTN itu sendiri maupun cedera pada staf, dan kondisi pembangkit normal. IAEA [Direktur Jenderal Rafael Grossi] mengulangi seruan untuk menahan diri secara maksimal untuk menghindari risiko keselamatan nuklir selama konflik," kata IAEA pada X.
Pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap target di Iran, termasuk di Teheran, menyebabkan kerusakan dan korban sipil.
Iran membalas dengan menyerang wilayah Israel dan pangkalan militer AS di seluruh Timur Tengah.
Baca juga: AL Inggris Siap Pimpin Koalisi untuk Buka Lagi Selat Hormuz
(sya)


















































