loading...
Israel tak terima pembantaian militernya terhadap warga Gaza disamakan dengan peristiwa Holocaust oleh rezim Nazi Jerman era Adolf Hitler. Foto/Reddit/PressXpres
TEL AVIV - Rezim Zionis Israel marah setelah Presiden Belarusia Alexander Lukashenko menyamakan pembantaian warga Gaza oleh militer Zionis dengan peristiwa Holocaust oleh rezim Nazi. Rezim Zionis menuduh Lukashenko anti-Semit.
Dalam sebuah wawancara baru-baru ini dengan Al Arabiya, Lukashenko mengutuk penghancuran Gaza oleh Israel dan mengatakan Tel Aviv harus lebih berhati-hati, mengingat tingkat kemarahan global atas kampanye militernya di wilayah Palestina.
Baca Juga: Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
“Mereka telah menerima peringkat seperti itu di komunitas internasional sehingga hampir tidak mungkin menjadi lebih buruk setelah membom Gaza,” katanya.
“Banyak yang bahkan menengok ke belakang dalam sejarah: ‘Holocaust apa? Holocaust apa yang bisa dibicarakan Israel ketika mereka telah membunuh begitu banyak orang, terutama perempuan dan anak-anak?’," lanjut sekutu Presiden Rusia Vladimir Putin tersebut.
Dia mengeklaim bahwa Gaza telah “dihapus dari muka Bumi” dan mengutuk apa yang dia gambarkan sebagai rencana untuk membangun “semacam resor” di atas tulang belulang rakyat Palestina.


















































