Jelang Pemilu Sela, Trump Akan Dapat Banyak Kejutan dari Iran

2 weeks ago 23

loading...

Presiden AS akan mendapatkan banyak kejutan dari Iran. Foto/X

TEHERAN - Mohamad Elmasry, seorang profesor di Doha Institute for Graduate Studies, meyakini bahwa Iran akan meningkatkan eskalasi konflik dalam "sekitar delapan minggu ke depan".

"Faktanya, ada laporan yang diterbitkan oleh The New York Times yang menyatakan hal serupa, dengan mengutip pejabat intelijen AS yang meyakini bahwa pihak Iran akan lebih banyak mengambil langkah ofensif daripada defensif," ujar Elmasry kepada Al Jazeera. "Mereka tidak akan lagi bersedia untuk sekadar diam dan membiarkan Amerika Serikat mendikte laju serta intensitas konflik tersebut."

Ia menjelaskan bahwa alasannya adalah karena pihak Iran merasa dapat "memanfaatkan situasi [Presiden AS] Donald Trump yang sedang dalam posisi relatif lemah".

"Mereka tahu bahwa ekonomi AS tidak sanggup menanggung pukulan lebih lanjut, dan bahwa Partai Republik—jika ingin meraih hasil baik dalam pemilu sela—tidak bisa membiarkan adanya ketidakstabilan tambahan... Berdasarkan logika tersebut, mereka lebih cenderung melakukan eskalasi saat ini dan menyerang Donald Trump di titik yang paling menyakitkan baginya," tambahnya.

Read Entire Article
Prestasi | | | |