Jelang Pengumuman Trump soal Iran, Transaksi Misterius Rp9,8 Triliun Guncang Pasar Minyak Dunia

6 hours ago 6

loading...

Pembakaran gas di stasiun pemisahan ke-6 di ladang minyak West Qurna-1. FOTO/Iraq Oil Report

NEW YORK - Pasar energi global diguncang dugaan praktik perdagangan orang dalam (insider trading) setelah terdeteksi adanya posisi perdagangan senilai USD580 juta atau setara Rp9,8 triliun yang dibuka sesaat sebelum pengumuman kebijakan penting terkait Iran. Transaksi masif tersebut tercatat hanya 15 menit sebelum Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengunggah pernyataan mengenai kemajuan perundingan dengan Teheran melalui media sosial.

"Insting saya setelah memantau pasar selama 25 tahun, aktivitas ini benar-benar tidak normal," ujar seorang manajer portofolio dari sebuah dana lindung nilai (hedge fund) terkemuka yang menyoroti ketepatan waktu transaksi tersebut.

Dikutip dari Times of India, aktivitas transaksi mencurigakan itu tercatat pada Senin pagi waktu setempat, di mana volume kontrak minyak mentah Brent dan WTI melonjak tajam tepat sebelum pukul 06.50. Tak lama berselang, pada pukul 07.04, Presiden Trump mengunggah pesan melalui platform Truth Social yang menyatakan adanya "perbincangan produktif" dengan Iran untuk mengakhiri konflik yang telah berlangsung sejak akhir Februari.

Baca Juga: Blokade Selat Hormuz Sandera Pasokan Energi Global, Negara-negara Asia Kembali ke Batu Bara

Pengumuman tersebut seketika memicu aksi jual luas di pasar energi, yang secara otomatis menguntungkan pihak-pihak yang telah mengambil posisi jual (short) sesaat sebelumnya. Selain pasar minyak, kontrak berjangka indeks S&P 500 dan bursa saham Eropa juga mengalami pergerakan signifikan karena investor mulai mengurangi ekspektasi terhadap risiko konflik berkepanjangan di Timur Tengah.

Read Entire Article
Prestasi | | | |