loading...
Iran mengklaim tak berambisi memiliki senjata nuklir. Foto/X
TEHERAN - Presiden Masoud Pezeshkian menepis klaim bahwa Iran sedang mengupayakan kepemilikan senjata nuklir. Ia menegaskan bahwa Teheran secara konsisten beroperasi sesuai hukum internasional dan tidak akan bergabung dengan Traktat Non-Proliferasi Nuklir (NPT) jika memang berniat mengembangkan senjata semacam itu.
Dalam wawancara dengan India Today di sela-sela KTT BRICS di New Delhi, Pezeshkian menyatakan bahwa kegiatan nuklir Iran telah tunduk pada pengawasan dan inspeksi internasional yang ekstensif.
"Kami bersikap terbuka, dan mereka datang setiap hari untuk melakukan inspeksi serta kunjungan. Kami bekerja dan terus bekerja dalam kerangka hukum internasional. Jika kami mengincar senjata nuklir, kami tidak akan menjadi anggota NPT," ujarnya.
Presiden tersebut mengatakan bahwa tuduhan terkait program nuklir Iran digunakan sebagai "dalih" untuk membenarkan agresi terhadap negaranya.
Pezeshkian juga membantah klaim bahwa Iran memicu perang yang sedang berlangsung; ia menyatakan bahwa Amerika Serikat dan Israel-lah yang memulai perang tersebut, sementara Teheran hanya melakukan pembelaan diri terhadap serangan.


















































