Kisah Letkol Imam Syafiie Tolak Tawaran Bung Karno Jadi Komandan Cakrabirawa

4 weeks ago 23

loading...

Jawara sekaligus pejuang kemerdekaan dari Pasar Senen, Imam Syafiie bergabung menjadi prajurit TNI. Dia menolak tawaran Bung Karno jadi Komandan Cakrabirawa. Foto/encyclopedia.jakarta-tourism.go.id

KAWASAN Pasar Senen, Jakarta Pusat merupakan salah satu pasar tertua di Jakarta yang menyimpan berbagai cerita bagi masyarakat Ibu Kota. Di Pasar Senen pada zaman dulu ada salah satu jawara yang berkuasa bernama Imam Syafi'ie.

Sosok yang akrab dipanggik Bang Pi'ie ini lahir pada 27 Agustus 1923 di Kampung Bangka, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Meski Jakarta Selatan, namun dia besar di kawasan Senen.

Baca juga: Kisah Kesaktian Haji Darip, Jawara Betawi yang Bikin Pasukan Belanda dan Jepang Kocar-kacir

Dia merupakan pejuang kemerdekaan yang kemudian bergabung menjadi prajurit TNI. Kala itu, Bang P'iie usai lulus Sekolah Staf Komando Angkatan Darat (SSKAD) 1958 dengan pangkat Letkol sering mengawal perjalanan Presiden Soekarno.

Oleh Bung Karno, Bang Pi'ie pernah ditawari jabatan Komandan Cakrabirawa, tapi Bang Pi'ie yang memiliki 16 menolak jabatan mentereng tersebut.

Kisah hidup Bang Pi'ie yang saat itu jadi salah satu jawara Pasar Senen mulai terkenal kala mendirikan organisasi bernama Oesaha Pemoeda Indonesia (OPI).

Lewat OPI, Bang Pi'ie mengumpulkan para jawara dari berbagai tempat di Jakarta. Konon saat itu di kawasan Pasar Senen semua jawara atau preman berada di bawah pengaruhnya. Mereka menganggap Bang Pi'ie pemimpinnya.

Read Entire Article
Prestasi | | | |