loading...
Pemerintah Indonesia melalui Danantara menargetkan pembangunan Kompleks Haji Indonesia di Makkah, Arab Saudi, mampu menampung hingga 22.000 jemaah haji. Foto/Dok
JAKARTA - Pemerintah Indonesia melalui Danantara menargetkan pembangunan Kompleks Haji Indonesia di Makkah, Arab Saudi, mampu menampung hingga 22.000 jemaah haji. Kapasitas tersebut setara sekitar 10% dari total jemaah haji Indonesia setiap tahunnya.
Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Sjahrir mengungkapkan, bahwa pengembangan kawasan dilakukan secara bertahap hingga mencapai sekitar 6.000 kamar. Ia menjelaskan pengembangan dilakukan melalui dua jalur, di mana jalur pertama berfokus pada optimalisasi Kawasan Thakher.
Baca Juga: Kampung Haji Indonesia di Mekkah Masuk Tahap Perencanaan Teknis
Sementara jalur kedua melalui partisipasi lelang lahan yang dikelola Royal Commission for Makkah City and Holy Sites (RCMC) untuk lokasi yang lebih dekat dengan Masjidilharam.
"Kawasan Thakher menjadi fondasi awal karena asetnya eksisting dan siap dikembangkan, sementara pada saat yang sama kami juga masih mengikuti proses lelang RCMC untuk peluang kawasan lain yang lebih dekat dengan pusat aktivitas haji dan umrah,” ujar Pandu dalam keterangan resminya, Kamis (8/1/2026).


















































