KPK: Bupati Pekalongan Ancam Berhentikan Pegawai Outsourcing Jika Tak Mendukung

3 hours ago 12

loading...

Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq (FAR) mengancam akan memberhentikan pegawai outsourcing yang tidak mendukungnya di pilkada. Foto/SindoNews

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap akal bulus Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq (FAR) memenangkan kontestasi pemilihan kepala daerah. Salah satunya dengan memberikan ancaman pemberhentian kepada pegawai outsourcing.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo menyatakan, yang bersangkutan melayangkan ancaman pemberhentian kepada pegawai outsourcing jika tidak mendukungnya. Hal itu menurut Budi, berdasarkan pemeriksaan sejumlah saksi dalam proses penydikan penyidikan.

"Didapati informasi dan keterangan adanya dugaan bahwa para staf outsourcing ini jika tidak mendukung FAR dalam kontestasi pilkada, akan diberhentikan atau diganti oleh personel lainnya," kata Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jumat (29/5/2026).

Baca juga: KPK Telusuri Pembelian Rumah Rp4 Miliar Fadia Arafiq di Cibubur

“Artinya memang di sini ada dugaan mobilisasi atau pengerahan staf-staf outsourcing ini dalam pilkada di Pekalongan," sambungnya.

Read Entire Article
Prestasi | | | |