Lama Tak Ada Kabar, Ini Kata Bos BPJT Soal Proyek Bayar Tol Tanpa Sentuh

6 hours ago 10

loading...

Proyek sistem pembayaran tol tanpa berhenti masih belum memasuki tahap implementasi setelah mengalami stagnasi. FOTO/dok.SindoNews

JAKARTA - Proyek sistem pembayaran tol tanpa berhenti atau Multi Lane Free Flow (MLFF) masih belum memasuki tahap implementasi setelah mengalami stagnasi. Pemerintah kini meminta tambahan investasi untuk mendukung proses uji coba lanjutan sebelum sistem diterapkan secara penuh.

"Harusnya sih kalau transisi, tentu ada biaya tambahan. Nah biaya tambahan itu bisa berupa pengeluaran atau mungkin pengembalian yang kita lihat lagi," kata Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum Wilan Oktavian saat ditemui di Kementerian PU, Kamis (2/4/2026).

Baca Juga: 3,38 Juta Kendaraan Kembali ke Jabotabek usai Arus Balik Lebaran 2026 Berakhir

Wilan menjelaskan, sebelum implementasi, teknologi MLFF harus melalui tahapan pra uji coba dan uji coba menyeluruh. Oleh karena itu, Badan Usaha Pelaksana (BUP) proyek ini, PT Roatex Indonesia Toll System (RITS), diminta menambah investasi guna mendukung proses tersebut.

Ia mengakui, penerapan MLFF sempat mengalami stagnasi setelah hasil audit Kementerian PU menunjukkan uji coba sebelumnya belum memenuhi target, meskipun pihak RITS mengklaim sistem telah berjalan sesuai rencana.

Untuk itu, pemerintah akan memperluas cakupan pengujian secara end-to-end, mulai dari proses unduh aplikasi, penggunaan sistem pembayaran, hingga penerimaan transaksi oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT). RITS juga diminta menyiapkan kerangka acuan kerja (TOR) untuk pelaksanaan uji coba tersebut.

Read Entire Article
Prestasi | | | |